Apa Itu Link Nofollow – Pengertian Lengkap Tautan Nofollow

Apa Itu Link Nofollow – Pengertian Lengkap Tautan Nofollow

Dalam artikel ini saya akan menjelaskan semua yang harus Anda ketahui tentang apa itu link nofollow.

Apa sih mereka itu?

Mengapa mereka penting?

Dan apakah mereka sangat membantu pada SEO atau tidak?

Baiklah akan saya bahas

Apa Itu Link Nofollow?

Link nofollow atau tautan Nofollow adalah link yang dibuat menggunakan tag HTML [rel = “nofollow”]. Tag nofollow memberi sinyal kepada mesin pencari untuk mengabaikan link tersebut. Katanya nofollow tidak bisa lolos PageRank, kemungkinan besar link tersebut tidak akan mempengaruhi peringkat suatu blog atau website pada mesin pencari.

Link Nofollow vs Link Dofollow – Apa Bedanya?

Dari sekian banyak perbedaan antara nofollow dan dofollow secara visual terlihat pada Tag nofollow, sedangkan link yang tidak memiliki tag otomatis menjadi dofollow.

<a href=“https://farhanweb.com/blog >

<a href=“https://farhanweb.com/blog rel=“nofollow” >

Sebagai pengguna internet biasa tidak akan membedakan antara nofollow dan dofollow. Anda bisa mengklik, menyalin, dan menggunakan link nofollow seperti link biasa di blog atau website pada umumnya.

Namun, dalam hal pengoptimalan mesin telusur (SEO), terdapat perbedaan besar antara nofollow dan link dofollow.

Perbedaan itu adalah:

Link dofollow akan membantu blog Anda berada di posisi puncak pada peringkat mesin pencari, sedangkan link nofollow tidak.

Saya jelaskan…

Google dan mesin pencari lainnya menggunakan link sebagai sinyal peringkat utama sebuah blog atau website.

Apa Itu Link Nofollow

Mesin pencari hanya menghitung dofollow pada algoritma mereka. Faktanya, menurut Google, nofollow tidak lolos PageRank mesin pencari apa pun.

Pada dasarnya, menggunakan nofollow menyebabkan kami menghapus tautan target dari grafik web kami secara keseluruhan. -Google

Jika link bukan dofollow (alias “nofollow”) ke arah blog Anda, itu tidak akan membantu peringkat blog Anda pada mesin pencari.

(Walaupun demikian, mungkin ada beberapa pengecualian untuk aturan ini, lebih lanjutnya akan saya bahas nanti.)

Itulah kenapa dalam hal link building, Anda harus mendapatkan link dofollow.

Bagaimana Cara Memeriksa Jenis Tag Nofollow?

Berikut ini cara memeriksa apakah suatu link adalah nofollow atau tidak:

1. Klik kanan pada browser Anda dan klik “Lihat sumber halaman” (bhs ing: View Page Source).

2. Selanjutnya, cari dan lihat link yang berada di halaman HTML tersebut.

3. Jika Anda melihat atribut tag rel = “nofollow” berarti link tersebut bersifat nofollow, jika tidak, berarti menggunakan dofollow.

Anda juga dapat menggunakan ekstensi dari Chrome “Strike Out Nofollow Links”.

Apa Itu Link Nofollow

Alat ekstensi praktis ini secara otomatis menempatkan garis tengah teks link bersifat nofollow pada halaman blog atau website.

Dengan ekstensi itu Anda tidak perlu memeriksa tag nofollow secara manual lagi.

Kenapa Mesin Pencari Membuat Tag Nofollow?

Tag nofollow awalnya dibuat oleh perusahaan Google untuk memerangi spam komentar pada blog maupun situs.

Baca juga: FACEBOOK ADS OPTIMASI TARGET ORANG BERDUIT

Seiring popularitas blog tumbuh, begitu juga spam komentar.

Secara khusus, pelaku spam ini akan meninggalkan link situs blog mereka pada kolom komentar.

Komentar Spam

Ini menyebabkan dua masalah utama:

  • Pertama, situs spam akan mendapat peringkat yang sangat baik pada Google. Ini membuat situs berkualitas tinggi terdorong keluar dari hasil pencarian.
  • Kedua, taktik tersebut bekerja dengan sangat baik, spam komentar blog dengan cepat tidak terkendalikan.

Pada tahun 2005, Google membantu mengembangkan tag nofollow dan memasukkannya ke dalam algoritmanya.

Kemudian Bing dan Yahoo juga menggunakan Tag tersebut.

Jenis Link Nofollow Otomatis Terdapat pada Bagian Ini

Secara umum link masuk dari sumber-sumber yang cenderung nofollow:

  • Komentar blog
  • Media sosial (misalnya, link postingan Facebook)
  • Tautan dalam posting forum atau bentuk lain dari konten buatan pengguna
  • Blog dan situs berita tertentu
  • Link dari “widget”
  • Link dalam siaran pers

Dan situs web populer ini menggunakan tag rel = “nofollow” pada semua link keluarnya:

  • Quora
  • Youtube
  • Wikipedia
  • Reddit
  • Twitch
  • Medium

Dan ada satu lagi kategori link yang seharusnya nofollow:

Link berbayar.

Iklan Berbayar

Matt Cutts dari Google mengonfirmasi bahwa semua link berbayar harus menerapkan atribut tag link nofollow.

Google ingin semua link dofollow Anda diperoleh secara sukarela dari orang lain, itu menandakan situs Anda benar-benar berkualitas.

Misalnya, jika Anda membayar untuk iklan situs web, Google mengharuskan link iklan tersebut menggunakan tag nofollow.

Iklan Harus Tag Nofollow

Jika tidak, situs Anda mendapat hukuman dari Google.

Google Pinalti

Apakah Nofollow Membantu Terhadap SEO?

Beberapa orang berkata “Link nofollow tidak berdampak apapun pada SEO”.

Dan yang lainnya mengklaim “Link nofollow tidak sekuat link dofollow, tapi tetap membantu.”

Apa sih kebenarannya?

Mari kita cari tahu…

Pertama, apa yang dikatakan Google tentang tautan nofollow?

“Secara umum, kami tidak mengikuti mereka” – Google

“Secara umum”?

Itu menyiratkan bahwa google mengikuti mereka dalam kasus-kasus tertentu.

Hmm.

Selanjutnya, mari kita lihat studi kasus yang sangat menarik.

Adam White ingin memberi peringkat pada blognya untuk kata kunci “backlink software”.

Apa yang ia lakukan?

Ia membeli banyak link nofollow dari situs berkualitas tinggi SEO.

Dan semua link tersebut memiliki “Backlink Software” sebagai teks pada link nya.

Backlink Software

Apa yang terjadi?

Peringkatnya naik dari posisi 19 menjadi posisi 1 Google untuk kata kunci targetnya.

Backlink Software Keyword

Ayo kita lihat eksperimen kecil keren lainnya.

Kali ini, kepala SEO SurveyMonkey memutuskan untuk menjawab pertanyaan “Apakah Google benar-benar mengikuti link nofollow”.

Untuk mengetahuinya, ia menambahkan link nofollow pada salah satu halaman 404 SurveyMonkey.

Survey Monkey Treatment

Link tersebut mengarah ke halaman yang belum pernah Google indeks.

Secara teori, Google harus mengabaikan link tersebut.

Tetapi bukan itu yang terjadi.

Sebaliknya, Google mengikuti link dan mengindeks halaman tersebut dalam waktu kurang dari 48 jam.

Terakhir, mari kita lihat hasil dari studi kasus industri.

Ahrefs baru-baru ini menganalisis 51 hasil pencarian Google paling kompetitif didunia.

(Mereka melihat kata kunci seperti “asuransi” dan “pengacara NewYork”)

Ahrefs menemukan bahwa backlink dofollow dan nofollow memiliki dampak yang sama pada peringkat Google.

Intinya link nofollow memiliki nilai SEO, terutama jika link tersebut berasal dari situs terkait. Google juga sepertinya menggunakan teks link dari link nofollow dalam algoritmanya.

Apa Manfaat Link Nofollow Pada Situs?

Mari kita lihat:

1. Link nofollow dapat membantu SEO Anda.

Seperti yang baru saja Anda lihat, eksperimen dan studi industri sudah menemukan bahwa link nofollow dapat menghasilkan peringkat yang tinggi di Google.

2. Link nofollow dapat membantu Anda meningkatkan traffic. 

Jangan lupa:

Link nofollow yang tepat dapat memberi blog Anda  pengunjung melimpah, asalkan link Anda tertarget.

Hal ini akan menarik pengunjung juga untuk meninggalkan komentar pada blog yang bermanfaat.

Walaupun bersifat nofollow, link komentar dapat mengirimkan sebagian besar pengunjung bertarget menuju blog Anda.

(Terutama jika Anda salah satu orang pertama yang mengomentari artikel).

Dengan Anda berkomentar pada postingan blog orang lain dengan mengharapkan memperoleh Backlink (nofollow) janganlah berkomentar layaknya spam.

Berkomentarlah sesuai topik yang dibahas, maka dengan begitu pemilik blog tersebut juga tidak segan membalas komentar Anda.

3. Link nofollow bagian dari link alami.

Jika profil link Anda terlihat tidak wajar, Anda berisiko terkena Google pinalti.

Ternyata, link nofollow adalah bagian besar dari profil link alami.

Misalnya, YouTube.

Menurut Ahrefs, 8% dari link mereka adalah nofollow.

Ahrefs 8% link nofollow

Itu tidak berarti bahwa membutuhkan 8% dari link Anda untuk menjadi nofollow.

Itu hanya untuk menunjukkan bahwa profil link alami memiliki beberapa link nofollow.

Apa Perbedaan Antara Nofollow dan Noindex?

Direktif noindex metatag yang Anda tambahkan ke halaman tertentu di situs Anda. Tag ini memberi tahu mesin pencari untuk tidak menambahkan halaman tertentu ke indeks mereka.

<meta name=“robots” content=“noindex” />

Di sisi lain, link nofollow memberi tau mesin pencari untuk tidak mengikuti link tertentu. Jadi, jika Anda tidak ingin halaman diindeks Google, link nofollow tidak akan berfungsi. Gunakan tag noindex sebagai gantinya.

Bagaimana Menggunakan Link Nofollow Pada Situs?

Jawaban singkatnya: itu tergantung pada teknologi yang dijalankan pada situs Anda.

Misalnya situs Anda menggunakan WordPress, semua link komentar blog secara otomatis memiliki atribut nofollow.

Ada pula plugin WordPress yang dapat membuat semua tautan situs Anda menjadi nofollow.

Cyber Netikz nofollow

Kesimpulan

Tidak ada salahnya menggunakan atribut nofollow pada situs tertentu, karena juga dapat membantu menarik pengunjung dengan artikel blog yang tertarget

Referensi: https://backlinko.com/nofollow-link

Follow dan Share artikel ini:

Optimasi SEO OnPage agar Mencapai SERP Teratas

Optimasi SEO OnPage

Optimasi Onpage atau sering disebut On-Page SEO mengacu pada semua tindakan yang diambil secara langsung di dalam situs Web maupun Blog untuk meningkatkan posisi artikel di peringkat pertama Google. Termasuk dalam mengoptimalkan konten, meningkatkan deskripsi meta dan tag judul. Untuk Off-Page SEO mengacu pada link dan aktivitas diluar daripada Web.

Optimasi SEO OnPage

Syarat Optimasi SEO OnPage

Pengoptimalan pada Web yang efektif memerlukan kombinasi beberapa faktor. Dua hal utama yang harus dimiliki jika kamu berniat untuk meningkatkan kinerja Web secara terstruktur, yaitu analisis dan pemantauan secara rutin.

Pada suatu kasus, tindakan pengoptimalan yang tidak didasarkan pada rencana dan bukti pengoptimalan yang telah berhasil pada situs Web lainnya dapat memiliki efek berlawanan dengan apa yang kamu inginkan. Ini berpotensi merusak stabilitas peringkat Keyword.

Elemen Pengoptimalan Halaman

Tidak ada alur kerja standar yang diakui secara universal untuk pengoptimalan pada halaman. Namun, analisis dan langkah-langkah untuk implementasi harus selengkap mungkin, pastikan setiap peluang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan peringkat Web pada mesin pencari.

Walaupun tidak ada panduan step-by-step untuk meningkatkan aspek onpage pada situs web, berikut di bawah ini Farhanweb urutkan menjadi empat bagian umum.

Baca juga: Fungsi Plugin Classic Editor

1. Technical Optimasi SEO OnPage

Ada tiga komponen teknis utama situs web yang dapat dioptimalkan.

Kecepatan server

Karena waktu muat situs Web dianggap oleh mesin pencari sebagai bagian dari evaluasi untuk menetapkan peringkat Web, mempercepat waktu respons server adalah bagian penting dari pengoptimalan Web.

Source Code

Source Code yang efisien dapat berkontribusi untuk peningkatan kinerja situs web. Hapus bagian kode yang berlebihan untuk memudahkan Googlebot mengindeks situs Web tersebut.

Domain

Kamu harus memiliki alamat Domain unik untuk setiap proyek Web. Ini memberi sinyal untuk Google dan mesin pencari lainnya bahwa situs web kamu itu unik.

2. Konten Optimasi SEO OnPage

Konten, dalam konteks ini, tidak hanya mengacu pada elemen yang terlihat di layar seperti teks dan gambar. Ini juga mencakup elemen yang awalnya tidak terlihat, seperti tag alt atau informasi meta.

Teks

Tujuan pengoptimalan teks untuk membuat teks yang tidak hanya dibangun di sekitar satu kata kunci, tetapi juga mencakup kombinasi istilah dan keseluruhan kata kunci dengan lebih spesifik. Ini adalah cara memastikan bahwa konten mendeskripsikan topik tertentu dengan cara yang paling akurat. Saat ini, tidak cukup hanya mengoptimalkan teks untuk memenuhi kebutuhan mesin pencari.

Elemen Teks Struktural

Penggunaan paragraf atau daftar poin-poin, tag h-heading dan huruf tebal atau miring setiap elemen teks atau kata.

Gambar

Semua gambar pada konten penting yang dapat dioptimalkan akan membantu meningkatkan relevansi konten yang dioptimalkan dengan baik dapat diberi peringkat sendiri di penelusuran Image Google. Pada saat yang sama, dapat meningkatkan tampilan situs web yang menarik bagi pengguna. Galeri gambar yang menarik juga dapat meningkatkan waktu pengunjung untuk betah di situs Web. Nama file pada gambar salah satu bagian dari optimasi gambar.

Video

Banyak hal yang berlaku pada optimasi gambar juga berlaku untuk video. SEO dan webmaster harus memberikan perhatian khusus untuk memastikan bahwa konten audiovisual yang disajikan di halaman situs Web benar-benar dapat dilihat oleh pengunjung.

Meta-tag

Faktor tidak langsung yang mempengaruhi CTR (Click-Through Rate) di halaman hasil mesin pencari, adalah dua komponen penting dari optimasi onpage. Meskipun tidak secara langsung terlihat oleh pengunjung, ini masih dianggap sebagai bagian dari konten karena harus dioptimalkan dengan baik di samping teks dan gambar. Meta-tag membantu memastikan ada korespondensi yang erat antara kata kunci dan topik yang tercakup dalam konten yang digunakan dalam tag meta.

3. Internal Link dan Struktur Optimasi SEO OnPage

Internal Link digunakan untuk memandu pengunjung ke domain Web kamu lainnya yang berhubungan satu sama lain dan juga untuk mengoptimalkan navigasi untuk pengunjung.

Logikal Struktur dan Crawl

Tujuannya di sini untuk menyusun menu dan memastikan bahwa hierarki situs Web berisi tidak lebih dari empat level.

Internal Link

Menentukan bagaimana tautan dikelola dan didistribusikan di sekitar konten yang dapat membantu meningkatkan relevansi sub-halaman mengenai kata kunci tertentu. Sitemap yang baik adalah salah satu dasar SEO onpage yang paling penting dan sangat relevan baik untuk pengunjung yang menjelajahi domain dan crawler mesin pencari.

Canonization

Menghindari duplikat konten mencakup penggunaan sesuai dari tag yang ada atau menetapkan laman dengan atribut noindex.

Struktur URL

Aspek ini melibatkan pemeriksaan apakah URL ramah untuk mesin pencari. Panjang URL juga dilihat sebagai bagian dari optimasi onpage.

Fokus

Halaman yang bukan berisi konten  dapat dianggap tidak berarti bagi indeks Google, maka harus diberi tag dengan robot metatag “noindex”, yang akan mencegah disertakan dalam hasil penelusuran mesin pencari.

4. Desain Optimasi SEO OnPage

Faktor utama dalam desain web saat ini adalah kegunaan. Grafik yang kompleks sering kali diganti dengan alternatif yang lebih sederhana untuk meningkatkan fungsionalitas halaman. Hal yang sama dapat diterapkan ke elemen lain seperti aplikasi JavaScript.

Pengoptimalan Seluler

Menyesuaikan konten desktop situs web sehingga dapat dengan mudah diakses dan dilihat pada perangkat seluler seperti smartphone atau tablet.

Ukuran File

Gambar yang terlalu besar dapat meningkatkan waktu buka suatu halaman secara drastis. Sebagai bagian dari pengoptimalan onpage, SEO dan desainer grafis harus menjaga ukuran file sekecil mungkin dengan kualitas gambar yang bagus di mata pengunjung.

Call-to-Action

Elemen halaman tertentu harus digunakan untuk tindakan pengguna dengan mendorong interaksi dengan situs web. CTA(Call To Action) adalah sebuah instruksi yang didesain agar pengunjung website melakukan aktivitas atau memberikan respon langsung sehingga menghasilkan konversi. Misalnya saja Anda membuat tombol CTA “Beli Sekarang” atau “Daftar Sekarang” (Sumber: https://www.progresstech.co.id/blog/cara-membuat-cta/).

Kesimpulan Optimasi SEO OnPage

Optimasi SEO OnPage sangatlah banyak faktornya maka dari itu Farhanweb sampaikan yang secara umum yang banyak dilakukan para pemilik Web atau Blog terkenal seperti cara di atas.

Terimakasih sudah membaca artikel di Farhanweb yang berjudul Optimasi SEO On Page agar Mencapai SERP Teratas dan jangan lupa berikan tanggapan serta saran untuk artikel ini pada kolom komentar!

Follow dan Share artikel ini:

Mengetahui Peringkat Artikel Website di Google

Mengetahui Peringkat Artikel Website

Mengetahui Peringkat Artikel Website di Google. SERP yang artinya Search Engine Result Pages adalah halaman yang ditampilkan oleh mesin pencari seperti Google dalam menanggapi permintaan oleh penggunanya. Komponen utama dari SERP yaitu daftar hasil yang dikembalikan oleh mesin pencari dalam menanggapi permintaan kata kunci pada kolom pencarian.

Mengetahui Peringkat Artikel Website

Sekarang kamu sudah tau apa itu SERP, mungkin bagi orang umum tidak terlalu penting, akan tetapi jika kamu pengurus blog atau web yang ingin berkembang dan maju maka sangat penting untuk peduli terhadap SERP.

Rank SERP

Rank SERP atau Hasil Pencarian Mesin Pencari pada dasarnya adalah posisi suatu situs web yang muncul di halaman hasil mesin pencari.

Jenis Rank SERP

Ada banyak bagian dari jenis Rank SERP namun tiga kategori utama mengenai jenis Rank SERP

  • SERP Organik adalah hasil alami yang dipilih mesin pencari sebagai yang paling relevan dengan permintaan pencarian yang paling berguna bagi pengguna
  • SERP Berbayar Ini dibayar oleh pemilik situs dan menyediakan cara mudah untuk melewati proses seleksi alam dan menjadi lebih menonjol di mesin pencari. Biasanya ada biaya untuk setiap klik yang diterima pengiklan dan situs yang bersedia membayar paling banyak per klik akan mendapatkan posisi tertinggi.
  • SERP Kontekstual Ini dihasilkan oleh konteks yang disediakan oleh kata kunci pencarian dan dapat datang dalam berbagai bentuk seperti peta, untuk pencarian lokal, ulasan hotel untuk permintaan terkait pemesanan, gambar untuk pencarian terkait visual atau bahkan ulasan bisnis untuk permintaan layanan spesifik.

Apakah Rank SERP Penting?

Menjalankan situs web sebagian besar pengunjung potensial akan disediakan oleh mesin pencari dan semakin baik peringkat SERP maka semakin banyak pengunjung yang akan terima.

Dalam sejumlah besar tes pengguna bahwa hanya 3 posisi SERP teratas yang mendapatkan lebih dari 35% dari lalu lintas pencarian dan 75% dari pengguna mesin pencari tidak pernah mengklik melewati halaman pertama

Heatmap Pengguna Pencarian Google

Mengetahui Peringkat Artikel Website
Sumber: https://www.serprobot.com/img/google-heat-map.jpg

Statistik Pencarian

  • 93% dari kunjungan situs web adalah rujukan dari mesin pencari.
  • 70% dari tautan yang diklik pencarian pengguna adalah organik.
  • 70-80% pengguna benar-benar mengabaikan iklan berbayar, hanya berfokus pada hasil organik.
  • 75% pengguna tidak pernah melihat melewati halaman pertama hasil pencarian.
  • Google telah menunjukkan bahwa 18% dari klik posisi SERP pertama, 10% dari klik posisi kedua, dan 7% dari klik organik posisi ketiga.
  • Bing mengklaim bahwa 9,7% dari klik organik #1, 5,5% ke #2, dan 2,7% #3.
  • Ada lebih dari 100 miliar pencarian yang dilakukan setiap bulan secara global.

Bagaimana Rank SERP organik dihasilkan?

Semua mesin pencari utama memiliki sejumlah besar data tentang situs yang mereka indeks dan untuk setiap permintaan pencarian mereka harus memberi peringkat situs-situs ini sesuai dengan 100 kriteria yang berbeda untuk memberikan apa yang mereka lihat sebagai hasil terbaik dan paling berguna.

Mereka dengan sengaja tidak mengungkapkan bagaimana metode pemeringkatan mereka bekerja untuk mencegah manipulasi dan secara konstan mengubah atau menyesuaikan bobot kriteria untuk menghasilkan hasil yang lebih relevan.

Namun selama bertahun-tahun penelitian yang cermat, komunitas online telah berhasil mempersempit faktor yang paling penting

  • Cari kata kunci atau istilah yang terkait dengan judul halaman, tag heading, tag gambar dll.
  • Konten asli yang relevan, termasuk kata kunci pencarian atau istilah yang terkait.
  • Tidak terlalu dioptimalkan dengan proporsi kata kunci yang tinggi di dalam keseluruhan situs (antara 2 hingga 5% adalah yang terbaik).
  • Konten yang cukup lebih dari 200 kata sebagian besar digolongkan sebagai dapat diterima.
  • Kuantitas dan kualitas tautan yang masuk menggunakan kata kunci pencarian sebagai anchor text.
  • Media kaya seperti gambar atau video untuk meningkatkan pengalaman bagi pencari.

Cara Meningkatkan Rank SERP

SEO atau Optimasi Mesin Pencari adalah topik yang luas dan ada banyak teori tentang bagaimana mencapai posisi mesin pencari pertama yang didambakan, tetapi pada dasarnya bermuara pada dua bidang berbeda, yaitu pada pengoptimalan halaman (On Page SEO) dan pembuatan tautan (Link Building)

On Page SEO adalah proses pembuatan situs yang dirancang dengan baik, ramah pengguna, relevan dan bermanfaat yang ditargetkan ke ceruk tertentu dan menargetkan istilah tertentu yaitu “SERP CHECKING”. Untuk optimasi SEO Onpage lebih lengkapnya Baca di Sini <<

Ada percobaan khusus untuk diamati dan dasar yang harus diikuti berada di luar ruang lingkup ini tetapi kamu dapat menemukan lebih banyak info dan tes situs gratis yang baik di WooRank SEO checker. Ini memberikan dasar patokan untuk memastikan tidak ada kesalahan besar yang telah dibuat pada situs web.

Link Building, Mesin pencari memperlakukan tautan masuk ke situs kamu sebagai suara untuk menentukan relevansinya. Teks yang digunakan untuk tautan ini adalah sinyal terkuat yang digunakan semua mesin pencari untuk menilai relevansi situs dengan permintaan pencarian.

Tautan dinilai berdasarkan relevansi yang dimiliki situs dan semakin relevan tautan tersebut akan bagus. Jadi tautan berkualitas tinggi yang baik sejauh ini merupakan cara terbaik untuk mendapatkan posisi peringkat SERP.

Mengetahui Peringkat Artikel Website

Bagi kamu seorang Blogger wajib untuk mengetahui posisi artikel kamu berada diurutan ke berapa pada mesin pencari Google dengan targetan kata kunci tertentu. Di bawah ini Farhanweb sediakan beberapa situs yang wajib kamu coba untuk memeriksa Rank SERP blog kamu agar Mengetahui Peringkat Artikel Website.

1. SERPRobot

Mengetahui Peringkat Artikel Website SERPRobot

SERPRobot adalah pemeriksa peringkat SERP gratis yang dapat kamu gunakan untuk menemukan situs web kamu pada peringkat pencarian Google secara instan dan real time GRATIS!

SERPRobot telah membuat alat sederhana yang hebat untuk melaporkan secara akurat bagaimana peringkat situs di google untuk kata kunci yang berbeda. Semua hasil dimuat secara real time dan langsung dari hasil pencarian asli.

Sebelumnya bernama SERPLab karena kabarnya nama tersebut diapakai sebagai nama merek dagang di inggirs, pihak SERPLab pun mengganti namanya menjadi SERPRobot.

Kamu dapat memilih target negara atau lokasi secara spesific. Selain itu juga bisa langsung multi cek ranking lebih dari 10 keywords.

Jadi, kenapa tidak cek peringkat website di Google sekarang juga? Gunakan situs SERPRobot dan tingkatkan kinerja website kamu pada mesin pencari.

2. Whats My SERP

Mengetahui Peringkat Artikel Website Whats My SERP

Pemeriksa SERP gratis WhatsMySerp memungkinkan kamu memeriksa 100 hasil pencarian Google teratas untuk beberapa kata kunci. Kamu dapat menggunakannya untuk Menganalisis SERP dan memeriksa posisi situs web kamu. Situs ini gratis dan online jadi tidak perlu mengunduh.

Hasil pencarian Google terkadang berbeda-beda bergantung pada lokasi geografis kamu berada, jenis perangkat (Seluler atau Desktop), dan Google TLD (misalnya google.id)

Misalnya: Jika kamu mencari kata kunci “Cara Ngeblog” di Google menggunakan perangkat Seluler, mungkin hasilnya akan berbeda dibandingkan jika kamu mencari kata kunci yang sama di komputer Desktop.

3. Ahrefs

Mengetahui Peringkat Artikel Website Ahrefs

Ahrefs memungkinkan kamu melihat hasil pencarian Real Time dari lokasi mana pun tanpa menggunakan proxy dan alamat IP khusus lokasi.

Hasil pencarian berbeda-beda tergantung pada lokasi kamu mencari. Gunakan Ahrefs untuk menarik dan menganalisis SERP dari 171 negara.

SERP Checker Ahrefs memberikan skor kesulitan peringkat yang akurat dan statistik SEO terperinci untuk 10 hasil pencarian teratas. Ini memungkinkan kamu melihat gambaran keseluruhan dan membuat keputusan yang tepat untuk mencapai peringkat tertinggi di pencarian.

Untuk setiap halaman peringkat teratas Ahrefs menampilkan metrik backlink untuk membantu kamu mengukur persaingan dan memahami kesulitan peringkat kata kunci.

Mengetahui Peringkat Artikel Website Ahrefs Checker

  • Domain Rating (DR) menunjukkan seberapa kuat backlink sebuah situs web. Semakin tinggi DR, semakin otoritatif tautannya.
  • URL Rating (UR) menunjukkan kekuatan backlink dari URL tertentu. Metrik ini memiliki korelasi tertinggi dengan peringkat.
  • Jumlah Backlink menunjukkan jumlah tautan masuk yang mengarah ke URL.
  • Jumlah Domain adalah tempat kamu dapat melihat domain perujuk yang mengarah ke URL.

Ahrefs menunjukkan berapa banyak lalu lintas pencarian organik yang diperoleh hasil teratas dari semua kata kunci yang mereka target.

Setelah kamu mengetahui halaman mana di SERP yang mendapatkan lalu lintas paling banyak, kamu dapat menganalisanya untuk meniru keberhasilannya.

Beberapa SERP sangat kokoh, jadi sangat sulit untuk mengungguli hasil teratas. Namun ada yang dinamis, yang berarti kamu memiliki peluang untuk menempati peringkat teratas atau bahkan mendapatkan ke satu satu.

4. SERPChecker

Mengetahui Peringkat Artikel Website SERPChecker

Dengan SERPChecker by Mangools kamu tidak perlu lagi menggunakan alamat IP khusus lokasi. SERPChecker memiliki SERP lokal dengan pratinjau aktual untuk lebih dari 50.000 lokasi termasuk kota, negara, atau wilayah DMA.

Mangools memiliki perpaduan sistem yang baik antara data sederhana untuk digunakan oleh pemula dan pengguna berpengalaman. Ini berbeda dengan beberapa situs SERP lain, yang memiliki terlalu banyak pengaturan lanjutan dan data untuk pemula mencari tahu dengan cepat.

SERPChecker akan dengan cepat melihat kelebihan dan kelemahan pesaing SERP dan kamu bisa menggunakan informasi tersebut untuk mencapai peringkat yang lebih baik pada blog atau website yang kamu kelola.

Akan tetapi bagi kamu yang ingin menggunakan jasa pada situs ini harus daftar akun terlebih dahulu sebelum menggunakannya dan mendapatkan Free Trial 10 Hari sebagai fitur Premium dengan mendapatkan data yang lengkap dan akurat.

Kesimpulan

Yang dapat diambil dengan Mengetahui Peringkat Artikel Website kamu itu sangatlah baik, karena kamu akan dengan jelas melihat bagaimana para pesaing kamu berada di page one dari segi panjang artikel, gambar, heading, tags, video, kecepatan website, seo friendly, backlink, umur domain, dan lain sebagainya yang mempengaruhi keberadaan artikel tersebut di posisi pertama google.

Follow dan Share artikel ini: