Pengertian Link Nofollow: 3 Manfaat untuk SEO Blog

Dalam artikel ini saya akan menjelaskan semua yang harus Anda ketahui tentang pengertian link nofollow.

Kenapa hal ini sangat penting?

Dan apakah itu sangat membantu pada SEO atau tidak?

Baiklah akan saya bahas

Pengertian Link Nofollow

Pengertian Link Nofollow

Pengertian Link nofollow atau tautan Nofollow adalah link yang dibuat menggunakan tag HTML [rel = “nofollow”].

Tag nofollow memberi sinyal kepada mesin pencari untuk mengabaikan link tersebut.

Katanya link nofollow tidak bisa lolos PageRank, kemungkinan besar link tersebut tidak akan mempengaruhi peringkat suatu blog atau website pada mesin pencari.

Link Nofollow vs Link Dofollow

Apa Bedanya?

Dari sekian banyak perbedaan antara nofollow dan dofollow secara visual terlihat pada Tag nofollow, sedangkan link yang tidak memiliki tag otomatis menjadi dofollow.

<a href=“https://farhanweb.com/blog >

<a href=“https://farhanweb.com/blog rel=“nofollow” >

Sebagai pengguna internet biasa tidak akan membedakan antara nofollow dan dofollow.

Anda bisa mengklik, menyalin, dan menggunakan link nofollow seperti link biasa di blog atau website pada umumnya.

Namun, dalam hal pengoptimalan mesin pencari (SEO), terdapat perbedaan besar antara link nofollow dan link dofollow.

Perbedaan itu adalah:

Link dofollow akan membantu blog Anda berada di posisi puncak pada peringkat mesin pencari, sedangkan link nofollow tidak.

Saya jelaskan…

Google dan mesin pencari lainnya menggunakan link sebagai sinyal peringkat utama sebuah blog atau website.

Pengertian Link Nofollow Total Eksternal Backlink

Mesin pencari hanya menghitung dofollow pada algoritma mereka.

Faktanya, menurut Google, link nofollow tidak lolos PageRank mesin pencari apa pun.

Pada dasarnya, menggunakan link nofollow menyebabkan harus menghapus link target dari grafik web kami secara keseluruhan. -Google

Jika link bukan dofollow (alias “nofollow”) ke arah blog Anda, itu tidak akan membantu peringkat blog Anda pada mesin pencari.

Baca Juga  Optimasi SEO OnPage: 4 Poin agar Mencapai SERP Teratas

(Walaupun demikian, mungkin ada beberapa pengecualian untuk aturan ini, lebih lanjutnya akan saya bahas nanti.)

Itulah kenapa dalam hal link building, Anda harus mendapatkan link dofollow.

Bagaimana Cara Memeriksa Jenis Link Nofollow?

Berikut ini cara memeriksa apakah suatu link adalah nofollow atau tidak:

1. Klik kanan pada browser Anda dan klik “Lihat sumber halaman” (bhs ing: View Page Source).

2. Selanjutnya, cari dan lihat link yang berada di halaman HTML tersebut.

3. Jika Anda melihat atribut tag rel = “nofollow” berarti link tersebut bersifat nofollow, jika tidak, berarti menggunakan dofollow.

Anda juga dapat menggunakan ekstensi dari Chrome “Strike Out Nofollow Links”.

Strike Out Nofollow Link

Alat ekstensi praktis ini secara otomatis menempatkan garis tengah teks link bersifat nofollow pada halaman blog atau website.

Dengan ekstensi itu Anda tidak perlu memeriksa tag nofollow secara manual lagi.

Kenapa Mesin Pencari Membuat Tag Nofollow?

Tag nofollow awalnya dibuat oleh perusahaan Google untuk meminimalisir spam komentar pada blog maupun situs web.

Seiring popularitas blog tumbuh, begitu juga dengan spam komentar.

Secara khusus, pelaku spam ini akan meninggalkan link situs blog mereka pada kolom komentar.

Komentar Spam

Ini menyebabkan dua masalah utama:

  • Pertama, situs spam akan mendapat peringkat yang sangat baik pada Google. Ini membuat situs berkualitas tinggi terdorong keluar dari hasil pencarian.
  • Kedua, taktik tersebut bekerja dengan sangat baik, spam komentar blog dengan cepat tidak terkendalikan.

Pada tahun 2005, Google mengembangkan tag nofollow dan memasukkan ke dalam algoritmanya.

Kemudian Bing dan Yahoo juga menggunakan Tag tersebut.

Pada Bagian ini Seluruh Link akan Menjadi Tag Nofollow

Secara link masuk dari sumber-sumber yang cenderung nofollow:

  • Komentar blog
  • Media sosial (misalnya, link postingan Facebook)
  • Link dalam posting forum atau bentuk lain dari konten buatan pengguna
  • Blog dan situs berita tertentu
  • Link dari “widget”

Dan situs web populer ini menggunakan tag rel = “nofollow” pada semua link keluarnya:

  • Quora
  • Youtube
  • Wikipedia
  • Reddit
  • Twitch
  • Medium

Dan ada satu lagi kategori link yang seharusnya nofollow:

Link berbayar

Link Berbayar

Matt Cutts dari Google mengonfirmasi bahwa semua link berbayar harus menerapkan atribut tag link nofollow.

Google menginginkan semua link dofollow Anda diperoleh secara sukarela dari orang lain, itu menandakan situs Anda benar-benar berkualitas.

Misalnya, jika Anda membayar untuk iklan situs web, Google mengharuskan link iklan tersebut menggunakan tag nofollow.

Baca Juga  Optimasi SEO OnPage: 4 Poin agar Mencapai SERP Teratas

Banner Tag Nofollow

Jika tidak, situs Anda mendapat hukuman dari Google.

Google Pinalti

Apakah Nofollow Membantu Terhadap SEO?

Beberapa orang berkata “Link nofollow tidak berdampak apapun pada SEO”.

Dan yang lainnya mengklaim “Link nofollow tidak sekuat link dofollow, tapi tetap membantu.”

Emang yang benar yang mana sih?

Mari kita cari tahu…

Pertama, apa yang dikatakan Google tentang link nofollow?

“Secara umum, kami tidak mengindeks link nofollow” – Google

“Secara umum”?

Ini menyiratkan bahwa google tetap melihat link nofollow dalam kasus-kasus tertentu.

Hmm.

Selanjutnya, mari kita lihat studi kasus yang sangat menarik.

Adam White ingin memberi peringkat pada blognya untuk kata kunci “backlink software”.

Apa yang ia lakukan?

Ia membeli banyak link nofollow dari situs berkualitas tinggi.

Dan semua link tersebut memiliki “Backlink Software” sebagai teks pada link nya.

Link Nofollow

Apa yang terjadi?

Peringkatnya naik dari posisi 19 menjadi posisi 1 Google untuk kata kunci targetnya.

Backlink Software Keyword Nofollow

Ayo kita lihat eksperimen kecil keren lainnya.

Kali ini, kepala SEO SurveyMonkey memutuskan untuk menjawab pertanyaan “Apakah Google benar-benar mengikuti link nofollow”.

Untuk mengetahuinya, ia menambahkan link nofollow pada salah satu halaman 404 SurveyMonkey.

Survey Monkey 404

Link tersebut mengarah ke halaman yang belum pernah Google indeks.

Secara teori, Google akan mengabaikan link tersebut.

Tetapi bukan itu yang terjadi.

Sebaliknya, Google mengikuti link dan mengindeks halaman tersebut dalam waktu kurang dari 48 jam.

Terakhir, mari kita lihat hasil dari studi kasus industri.

Ahrefs baru-baru ini menganalisis 51 hasil pencarian Google paling kompetitif didunia.

(Mereka melihat kata kunci seperti “asuransi” dan “pengacara NewYork”)

Ahrefs menemukan bahwa backlink dofollow dan nofollow memiliki dampak yang sama pada peringkat Google.

Intinya link nofollow memiliki nilai SEO, terutama jika link tersebut berasal dari situs terkait.

Google juga sepertinya menggunakan teks link dari link nofollow dalam algoritmanya.

Manfaat Link Nofollow Pada Blog

Mari kita lihat:

1. Link nofollow dapat membantu SEO Anda.

Seperti yang baru saja Anda lihat, eksperimen dan studi industri sudah menemukan bahwa link nofollow dapat menghasilkan peringkat yang tinggi di Google.

Baca Juga  Optimasi SEO OffPage: 5 Poin Penting untuk Website

2. Link nofollow dapat membantu Anda meningkatkan traffic.

Jangan lupa:

Link nofollow yang tepat dapat memberi blog Anda pengunjung melimpah, asalkan link Anda tertarget.

Hal ini akan menarik pengunjung juga untuk meninggalkan komentar pada blog yang bermanfaat.

Walaupun bersifat nofollow, link komentar dapat mengirimkan sebagian besar pengunjung bertarget menuju blog Anda.

(Terutama jika Anda salah satu orang pertama yang mengomentari artikel).

Dengan Anda berkomentar pada postingan blog orang lain dengan mengharapkan memperoleh Backlink (nofollow) janganlah berkomentar layaknya spam.

Berkomentarlah sesuai topik yang dibahas, maka dengan begitu pemilik blog tersebut juga tidak segan membalas komentar Anda.

3. Link nofollow bagian dari link alami.

Jika profil link Anda terlihat tidak wajar, Anda berisiko terkena Google pinalti.

Ternyata, link nofollow adalah bagian besar dari profil link alami.

Misalnya, YouTube.

Menurut Ahrefs, 8% dari link mereka adalah nofollow.

Ahrefs Nofollow Link

Itu tidak berarti bahwa membutuhkan 8% dari link Anda untuk menjadi nofollow.

Itu hanya untuk menunjukkan bahwa profil link alami memiliki beberapa link nofollow.

Perbedaan Antara Nofollow dan Noindex

Direktif noindex meta tag yang Anda tambahkan ke halaman tertentu di situs Anda.

Tag ini memberi tahu mesin pencari untuk tidak menambahkan halaman tertentu ke indeks mereka.

<meta name=“robots” content=“noindex” />

Di sisi lain, link nofollow memberi tau mesin pencari untuk tidak mengikuti link tertentu.

Jadi, jika Anda tidak ingin halaman diindeks Google, link nofollow tidak akan berfungsi.

Gunakan tag noindex sebagai gantinya.

Menggunakan Link Nofollow Pada WordPress

Jawaban singkatnya: itu tergantung pada teknologi yang dijalankan pada situs Anda.

Misalnya situs Anda menggunakan WordPress, semua link komentar blog secara otomatis memiliki atribut nofollow.

Ada pula plugin WordPress yang dapat membuat semua tautan situs Anda menjadi nofollow.

Cyber Netikz Nofollow

Kesimpulan

Tidak ada salahnya menggunakan atribut nofollow pada situs tertentu, karena juga dapat membantu menarik pengunjung dengan artikel blog yang tertarget.

Artikel tentang SEO lainnya Klik di sini

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *